Aku hanyalah manusia biasa, yang
selalu ingin terus berjalan dan terus melangkah. Tak peduli sudah berapa jauh
dan berapa banyak jalan yang ku lewati. Dan ketika aku dihadapkan pada dua
persimpangan, dunia memaksaku untuk memilih persimpangan mana yang akan ku
lewati untuk menemukan sebuah jati diri. Namun aku tak perlu khawatir, karena
aku masih mempunyai hati dan keyakinan yang akan mengantarkan aku pada sebuah
jalan kebenaran. Walau aku tahu simpangan manapun yang akan ku pilih pasti
memiliki tantangan dan membutuhkan perjuangan agar aku terus dapat tetap
berjalan. Dan bagiku, seperti itulah hidup yang di jalani oleh setiap insan di
dunia termasuk aku. Belasan tahun aku hidup, sedikit tidaknya membuat aku
mengerti apa itu kehidupan, merasa bagaimana rasanya jatuh bangun sebuah
perjuangan, meneruskan hidup demi satu tujuan, yaitu sukses dalam segala hal,
masih tetap mencari dan terus mencari akan jadi apa aku suatu saat nanti.
Mencoba untuk terus meyakini, bisakah aku mewujudkan satu dari ratusan mimpi
yang pernah aku torehkan dalam lembar-lembar kertas. Dan adakah satu dari
ribuan orang yang ku kenal dapat mendukung pemikiran dan keajaiban beserta segala
keanehan yang aku punya demi meraih asa.
Aku sadar, hidupku yang dulu penuh
dengan kebimbangan , dari kecil aku bercita-cita namun tak satu pun dari
cita-cita itu dapat aku pertahankan hingga sekarang. Aku seperti manusia yang
hanya pasrah akan nasib, yang selalu mengira bahwa semua yang terjadi hanyalah
suratan takdir, bahkan kebodohan, putus asa, tak ada semangat hidup, dan hanya
bisa bermimpi tanpa usaha masih bisa ku sebut takdir. Betapa bodohnya aku,
betapa rendahnya harga diriku di hadapan ilmu, beginilah akhlak pemimpi
sepertiku, mau-maunya di kuasai dan di jajah oleh rasa putus asa.
Aku tak ingin hidup seperti ini
selamanya , aku harus berubah menjadi manusia yang lebih baik. Mengubah
pandanganku tentang takdir. Entah sampai kapan aku harus mencari satu jawaban
pasti yang dapat mengisi segala teka-teki hidup ini yang dapat menafsirkan
sekaligus menjabarkan deretan deretan kejadian yang pernah aku rasakan. Dan
sekarang aku mulai melakukan perubahansedikit demi sedikit. Karena berubah
tidak semudah membalikkan telapak tangan , dan tidak semudah mengedipkan mata,
perubahan itu butuh proses. Dan aku termasuk orang yang gagal dalam melakukan
perubahan menjadi yang salah satu langkah lebih baik. Namun itu semua hanyalah
harapan yang selalu aku angan-angankan. Aku tetap saja berdiri pada satu titik
yang sam, tak selangkah pun aku berpindah dari pijakanku. Padahal aku sudah
berusaha semampuku, semaksimal mungkintelah aku lakukan, namun inilah batas
sanggupku sehingga aku gagal mengubah pemahaman dan definisiku tentang apa itu
takdir. Hingga sekarang aku masih belum menemukan apa yang aku cari, aku masih
belum berubah, aku masih sama seperti dulu, masih memiliki masa depan yang aku
sendiri tak tau mau aku bawa kemana, semuanya masih klise dalam hidupku.
Dan ketika manusia
sepertikumengalami kegagalan di awal proses menuju perubahan. Betapa mudah rasa
putus asa menghampiriku, dengan gampang rasa malas-malasan menguasai jiwaku.
Tanpa enggan rasa penyesalan dan kekecewaan menyusupi relung hatiku, menggoda
batinku sehingga sempat aku berpikir, adakah gunanya manusia seperti aku di
dunia ini. Itulah pikiran bodoh yang paling tolol yang pernah ada dalam otakku.
Walau aku pernah beranggapan seperti itu namun aku tak pernah sekalipun
memungkiri setiap inci kenikmatan yang Tuhan berikan kepadaku. Aku bersyukur
karena aku masih bisa merasakan kehidupan, menikmati setiap detik yang ku lalui
dengan hela nafasku. Walau pun aku belum bisa bermetamorfosa menjadi seseorang
yang lebih baik.
Detik demi detik ku lewati , hari
demi hari ku lalui, dan minggu demi minggu telah ku hadapi. Sekian lama aku
mencari akhirnya aku menemukan sebuah jawaban dari ketidakpastian hidup ini.
Di dalam sebuah ruangan aku
memfokuskan kedua mataku melihat baris-baris kalimat dari sebuah buku yang
sedang aku baca, ku coba untuk memecahkan setiap kata misteri penuh makna telah
di tuliskan memahami arti dari sebuah keajaiban. Terus mengikuti setiap
liku-liku kehidupan yang telah digambarkan. Buku yang aku baca benar benar
memiliki makna, karya Andrea Hirata. Dalam buku ini aku temukan sebuah kisah
tentang seorang anak laki-laki yang penuh dengan kharisma. Sebuah kisah nyata
yang begitu inspiratif dan memotivasi. Sebuah karya tulis yang telah
menjelaskan sekaligus memberiku pemahaman tentang arti takdir yang telah aku
cari selama ini. Membaca kisahnya membuat aku semakin mengerti apa arti dari
sebuah perjuangan sesungguhnya. Sehingga dengan cepat ia dapat mengubah
segalanya. Dia mampu membuatku tabah dan berani melakukan apa yang tak pernah
aku coba, dia bisa membuatku keluar dari persembunyian menjadi pribadi yang
lebih percaya diri, dia bisa membuatku menyukai sesuatu yang pada awalnya aku
benci, sedikit tidaknya ia telah mengubah duniaku. Sosok laki laki itu tidak
tampan dan tidak juga rupawan. Tapi, dia hanyalah seorang laki laki biasa yang
selalu tampil dengan apa adanya karena dia hanyalah sosok sederhana yang selalu
hidup dengan mimpi dan semangatnya. Dia tidak lain dan tidak bukan hanyalah
seorang simpai keramat.
Aku memang tak pernah mengenal
secara langsung sosok ini. Namun dia mampu mengubah segala yang telah aku
pahami dan percayai. Sosok ini telah mampu memberikan begitu banyak dampak
positif dalam hidupku. Namanya adalah ARAI pemimpi kelas satu. Sering aku
bertanya dalam hatiku
“Kenapa harus ARAI..?? orang yang
tak pernah aku jabati tangannya, manusia yang tak pernah ku lihat langsung
wajahnya. Kenapa bukan orang yang dekat denganku yang setiap saat dan kapanun
dapat aku temui..??”
Namun seketika aku sadar, bahwa
inilah jalan Tuhan untukku mencapai kesuksesan. Aku selalu ingin memiliki
semangat seperti ARAI, yang dengan rela mengorbankan pikiran dan tenaga demi
kebahagiaan sahabat sahabat dan orang yang ia cintai, memiliki kekuatan lahir
batin untuk menerima kepahitan hidupnya, masa muda yang tergadaikan dengan
kerja keras dan perjuangan untuk meraih mimpi-mimpinya. Tapi aku sadar, sampai
kapanpun dan bagaimanapun aku berusaha, setengah dari diri ARAI tidak akan
pernah ada padaku. Jangankan setengah seperempatpun dari diri ARAI tidak akan
jadi milikku. Dan sekarang aku tak perlu menjadi ARAI. Karena aku akan menjadi
diriku sendiri, aku ya aku. Akan meraih mimpi mimpiku dengan cara cara indah
yang ku miliiki. Merenungi setiap perjalanan setelah menapaki sebuah
perjuangan. Dan jikalau semua yang telah aku perjuangkan berakhir dengan sebuah
kesuksesan Arai takkan pernah sirna dalam hidupku, dan takkan lekang oleh
waktu. Karena bagaimanapun Arai adalah orang yang mampu membuatku berani
sebelum ku katakan, yakin sebelum di yakinkan, percaya sebelum di klarifikasikan,
dan mengerti sekaligus memahami sebelum dijelaskan. Arai tetap ku jadikan
cerminan dalam menunjang keberhasilan, dia tetap menjadi salah satu motivator
terbesar hidupku, walau tanpa sepatah katapun yang pernah ia lontarkan padaku.
Arai bisa membuat air mataku mengalir jika mengingat saat ia berusaha dengan
susah payah mengumpulkan potongan potongan motaik yang mengkristalkan menjadi
sau dan nasib pun mengatakan
“Inilah impian-ipian yang sudah
berhasil kamu genggam dengan susah payah dan tekad yang kuat”.
Arai berhasil mengikis habis rasa
penasaranku untuk mengetahui tentang segala ilmu yang ia miliki. Bagiku
mengenal Arai dan menjadikannya penyemangat adalah kebahagiaan sederhana
buatku, karena sederhana itu indah, sederhana yang akan terkenang untuk
selamanya.
Dan bukan hanya Arai yang telah
Allahhadirkan dalam hidupku. Namun aku juga memiliki kawan kawan yang sam
sepertiku, memiliki mimpi mimpi tinggi yang akan kami wujudkan suatu saat
nanti. Kawan kawan orang lain boleh saja berdebat dengan ego dan argumentasi
mereka masing masing.
Tapi kawan kawanku adalah kumpulan
manusia manusia pengertian dan penuh kasih sayang. Sehingga satu tetes air mata
diikuti oleh ratusan tetes lainnya, sebuah kata bijak yang di sampaikan salah
seorang kawanku akan di sambut dengan kegaduhan tepuk tangan decak kagum
sebagai tanda penghargaan, setiap cek cok mulut selalu kami artikan sebagai
tanda saling perhatian, dan setiap pukulan ringan dan cubitan manis, itulah
sentuhan kasih sayang. Oleh karena itu ingatlah kawan ketika orang yang kita
cintai, orang yang kita sayangi, orang yang selalu kita sanjung, orang yang
selalu kita banggakan. Tiba tiba mencampakkan kita seolah olah tak ada artinya
lagi. Aku dapat membayangkan bagaimana rasanya di benci dan di campakkan begitu
saja. Dan air mata adalah cara kalian melampiaskan kekecewaan. Namun aku tau
air mata itu sangat berat kalian tumpahkan di hadapan ayah bunda, hanya di
pelukan seorang sahabatlah kita bisa merasakan ketenangan. Seperti inilah
sahabatku.
Sahabatku adalah sekumpulan orang
orang hebat yang selalu mendukungku dengan arahan arahan dan nasihat penuh
makna selalu mereka sampaikan padaku. Tanpa mereka aku tidak bisa melakukan
sekaligus menyelesaikan sesuatu yang harus aku kerjakan, tanpa dorongan mereka
aku tidak akan memiliki mental. Inilah titik balik kehidupanku yang dulunya tak
karuan sekarang di hinggapi setetes cahaya terang. Sekarang bintang sirius yang
selalu memiliki cahaya di antara bintang yang lain.
Sekarang aku tumbuh menjadi manusia
yang selalu yakin akan keajaiban, percaya akan mimpi mimpi yang akan terwujud,
tak kan pernah pasrah pada sesuatu yang belum pasti, karena aku teringat akan
kata kata yang pernah di teriakkan dengan lantang oleh Arai
“ Kita takkan mendahului nasib”
Teriakkan itu semakin memacu
adrenalin semangatku untuk terus berusaha tanpa putus asa. Terus melangkah
dengan segala pilihan yang telah dunia sediakan menerjang segalai badai
kehancuran dan tetap yakin akan rahasia Tuhan yang akan ia berikan ketika kita
sudah di anggap sanggup untuk menerima segala takdir yang telah ia gariskan.
Berubah dari masa lalu hingga masa
sekarang adalah pencapaian terbaik yang pernah aku lakukan. Dan sekarang tak
perlu lagi orang orang memberikan beribu ribu tepuk tangan hanya untuk
menyemangati atau memberikan keberanian padaku. Maaf sebelumnya, bukan maksudku
untuk tidak menghargai. Namun perlu mereka tahu, satu kali mereka teriakkan
kata Arai yang akan mengiang di telingaku sudah menjadi penyemangat jiwaku dan
penghargaan luar biasa dalam hidup.
Terima kasih Tuhan , kau telah
hadirkan Arai dalm hidupku yang akan ku jadikan sebagai cerminan dalam meraih
segala mimpi mimpiku. Dan terima kasih juga kau telah hadirkan kawan kawan yang
selalu ada bersamaku menjadi semangatku dan akan selalu memberikan suport dari
awal perjuangan hingga titik di man nasib akan menuntunku untuk berjalan di
sebuah altar suci kemenangan dan berdiri di bawah indahnya menara impian.
Dan bagiku Arai adalah syair yang
selalu menciptakan ide ide serta pemikiran kreatif dalam hidupku, sekaligus
berani bermain main dengan kata kata ciptaanku. Sehingga syair itulah yag
menjadi pondasi kesuksanku.
Dan ketika syair dan melodi menjadi
satu, sehingga membentuk gubahan sebuah lagu. Inilah buktinyata jika seorang
pemotivator itu bergabung dan menyatu dengan sahabatku akan membentuk lantunan
harmoni yang setiap harinya akan menemaniku sehingga tercipta kata kata untuk
kalian sahabatku.
Kawan, terimakasih
Hanya itulah ucapan simple dariku
Kawan, kau sangat berarti dalam
hidupku
Istimewa dalam hatiku
Aku akan selalu mengingat kalian
Hingga otakku tak mampu lagi untuk
Menyimpan baris baris indah namamu kawan

mampir ke blog ane sist,
BalasHapusrofiansyach.blogspot.com