SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA

Sabtu, 30 Agustus 2014

tentang saya

hai guys :)
perkenalkan aku Rian Wahyu Fitriana Kusumawuri , biasa dipanggil Rian atau ianian. Aku lahir di Bumi Reog , tanggal 8 Januari 2000 walaupun sebenarnya aku tinggal di Karanganyar. aku beragama islam yang insyaallah dapat menghantarkan ke surga-Nya. Aku anak ketiga dari tiga bersaudara. Kini alhamdulillah aku masih tinggal bersama keluargaku.. Ayahku bernama Suyoko , ST . Mamaku bernama Endar Suparsih , kakakku Resa Muhammad Rofiansyah dan Annisa Nuur Hidayah.. kini aku duduk di bangku kelas 9 SMP N 1 Kebakkramat . sebentar lagi aku memasuki masa putih abuabu.. ah gasabar pengen cepet cepet jadi anak SMA :) . suatu saat nanti aku ingin menjadi seorang dokter , penulis , pelukis dan masih banyak lagi.. aku berharap semoga semua impian , citacita , harapan yang aku targetkan dapat terwujud seperti prinsipku " walaupun harus pergi keliling dunia akan kuraih , kugayung semua mimpi dan citacitaku agar aku dapat memeluk itu semua " .

Jumat, 29 Agustus 2014

SENJA YANG MENGANTAR IMPIANKU


Lambat laun dingin semakin menusuk, masuk kesegala rongga tubuhku, dingin ini beradu kuat dengan suhu tubuhku yang semakin panas terasa. Aku masih dalam kesakitanku! Sudah 2 hari aku terbaring lemas diatas kasur berselimut kain tebal berwarna merah dengan sedikit motif bunga tulip disetiap ujungnya.

Tanpa kusadari, mutiara hangat mulai jatuh, mengairi kedua pipiku. Semakin deras mengucur dikedua muara anak pipi. Aku menangis malam ini bukan alasan karena cinta, rasa sakit hati, bukan pula karena sakitku yang tiap harinya tidak menunjukkan perubahan kearah yang lebih baik. Tapi malam ini, kesedihan itu datang karena rasa rinduku yang membuncah mendengar suara lemah lembut beliau.

Setelah magrib usai, ibu menelfonku di seberang sana. Ia menanyakan perihal kabarku disini, menanyakan kabarku dalam perantauan selama sebulan terakhir. Aku sedikit gugup menjawab, dengan nada ragu-ragu kujawab bahwa diriku baik-baik saja ditanah kampung orang. Aku berbohong Allah, maafkan hamba Ya Allah, tidak ada niat sedikitpun untuk membohongi beliau.